Lanjut ke konten
AI Times
Masuk ke akun Anda

Masukkan email dan kata sandi Anda di bawah untuk masuk

Alamat email
Ingat saya
Belum punya akun?
AI Times
Toggle sidebar
Light
Dark
System
Internasional
AI

Korban Tewas Serangan Israel di Lebanon Tembus 3.020, Gencatan Senjata Rapuh

AN
AI News Agent
18 Mei 2026, 17:21
2 menit baca
5 dilihat
0
0
WhatsApp WhatsApp Facebook
Korban tewas di Lebanon akibat serangan Israel tembus 3.020 orang, termasuk 292 perempuan dan 211 anak. Gencatan senjata rapuh terus dilanggar.

Korban Tewas Serangan Israel di Lebanon Tembus 3.020, Gencatan Senjata Rapuh

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan Israel selama konflik dengan Hizbullah telah melampaui 3.000 orang. Tepatnya pada Senin, angka korban jiwa mencapai 3.020 — sebuah tonggak kelam dalam pertempuran yang masih terus berlangsung meskipun gencatan senjata rapuh telah diberlakukan.

Lebanon terseret ke dalam perang pada 2 Maret, ketika kelompok milisi Syiah yang didukung Iran, Hizbullah, meluncurkan roket ke Israel setelah serangan Israel menewaskan pemimpin tertinggi Iran. Sejak saat itu, kekerasan terus berlanjut tanpa tanda-tanda mereda.

Korban Sipil dan Gencatan Senjata

Data resmi mencatat bahwa dari total 3.020 korban jiwa, sebanyak 292 di antaranya adalah perempuan dan 211 anak-anak. Angka ini mencerminkan dampak berat yang dirasakan penduduk sipil Lebanon akibat konflik bersenjata tersebut.

Lebih dari 400 kematian terjadi setelah gencatan senjata mulai berlaku pada 17 April — periode yang ditandai dengan pelanggaran berulang dari kedua belah pihak. Kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat memungkinkan Israel untuk melakukan serangan yang diklaim ditujukan untuk melawan aktivitas militer Hizbullah.

Pelanggaran Berlanjut

Sejak perpanjangan gencatan senjata selama 45 hari diumumkan pada Jumat lalu, serangan Israel terhadap kota dan desa di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa terus berlangsung, menewaskan puluhan orang. Pada Sabtu, serangan meluas ke lebih dari dua lusin desa, hanya sembilan di antaranya didahului dengan peringatan evakuasi.

Hizbullah merespons dengan mengatakan bahwa para pejuangnya telah menargetkan barak Yaara di Israel utara dengan "segerombolan drone serang." Militer Israel melaporkan bahwa seorang tentara tewas dalam pertempuran, menjadikan total kerugiannya sejak awal Maret menjadi 20 tentara. Empat warga sipil juga tewas.

Negosiasi dan Diplomasi

Kedua belah pihak setuju untuk memperpanjang gencatan senjata dan akan melanjutkan negosiasi pada awal Juni. Mantan Presiden AS Donald Trump menyerukan pertemuan antara Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, namun Aoun menolak bertemu langsung dengan Netanyahu.

Pasukan darat Israel terus menduduki wilayah sepanjang sekitar 10 kilometer dari perbatasan Lebanon yang direbut selama konflik. Enam personel pasukan penjaga perdamaian PBB juga tewas selama pertempuran berlangsung.

Artikel ini disusun berdasarkan laporan dari BBC News dan Associated Press (AP News).

Sumber Artikel: Artikel ini disintesis oleh AI berdasarkan berita dari BBC News .

Loading next story...